Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cacing / Parasit Gastrointestinal


Cacing / Parasit Gastrointestinal
Kita sebagai Orang Tua Buat mainecoon kita, harus Kapan waktu mainecoon kita di obati, gejala jika terkena Cacing, dan bagaimana cara mencegah cacing pada Mainecoon kita. Apa aja sih macam cacing yang paling sering menyerang mainecoon kita dengan aktifitasnya?
Tape worm / cacing pita
Panjang tipis, rata, berwarna putih. Penyebabnya? Kebanyakan berasal dari kutu, ketika mainecoon kita terkena kutu mereka menjilat akhirnya kutu dan telur tertelan dan masuk lambung. "cacing pita ada ketika telur kutu menetas dalam lambung. Susah di amati, tapi jika pernah melihat cacing kecil di pangkal ekor dan berwarna putih

Yang kedua : 
Cacing tambang
Cacing tambang menempel pada lapisan saluran usus kucing. Telur cacing tambang bergerak melalui saluran pencernaan kucing dan diekskresikan melalui kotoran kucing. Telur-telur ini kemudian berkembang menjadi larva. "Karena larva hidup di tanah," , nah gampang menyebar ketika salah satu kucing cacingan dan pup, kemudian terinjak kucing lain dan dijilat kucing tsb. Siklus yang susah di potong jika satu ruangan terkena dan cuma yang terkena di obati lainnya tidak

Yang ketiga ini, sering terjadi pada Breeder.
Cacing Gelang
Bayi kucing sering terinfeksi cacing gelang melalui konsumsi susu infuk mereka. Cacing gelang dewasa memiliki panjang 3 hingga 5 inci dan biasanya terlihat di kotoran kucing. Kucing juga bisa tetkena cacing gelang dng menelan telur cacing dari luar misal ruangan, tempat pup, atau bahkan lingkungan luar yang sering di singgahi banyak kucing lain atau memakan tikus dengan jentik di jaringan tubuhnya (untuk kucing luar)

Note : Mirip dengan cacing tambang, cacing gelang tidak hanya dapat menimbulkan ancaman bagi mainecoon kita tapi juga bagi kita. Karena kedua jenis cacing ini bersifat zoonosis, mereka dapat menginfeksi manusia dan juga hewan peliharaan kita
Kitten Mainecoon lebih cepat makan daripada ras lain, dng Cepatnya pertumbuhan Badan dan Tinggi nya nafsu mennyusu saat bayi membuat mereka yang kurang (lapar) mencari makanan induknya bahkan saat mulai belajar pip / pup sekaligus makan pasirnya juga makan apa aja yang dia temui. Disini muncul masalahnya...
Cacingan kronis
Bahasa dokternya Helminthiosis Kronis atau cacingan kronis. Dari banyak sharing, cerita dan konsultasi Dengan sesama breeder, cacingan benar benar bisa membunuh bayi yang berumur 1 bulan ke atas. Bakteri dan Cacing, biasanya di tunjukkan dng pup bayi berwarna putih, amis dan muntah. Sangat menular apalagi dengan jumlah populasi bayi yang banyak dan tempat yang kurang memadai.

Sering terjadi kasus cacingan ini berputar putar siklusnya karena kurang pahamnya teman teman mulai dari pemberian obat cacing, dosis, sampai cara memotong siklus dan cara mencegah kucing Tidak terkena cacingan ini.
Cara pemberian obat cacing Secara tepat :

1 : Untuk Pencegahan
- kucing Full Indoor (tidak berkutu) : 3 bulan sekali, dosis sesuai berat badan sekali pengulangan
- kucing Semi / Full Outdoor : 2 bulan sekali, dosis sesuai Berat Badan sekali pengulangan

2 : Untuk Pengobatan
- Pengulangan 2 minggu sekali sampai tuntas (idealnya 3 - 4 kali pengobatan), Hal ini Berkaitan dengan Siklus Hidup Cacing, Kita Bisa membunuh Cacing sekali obat tapi tidak untuk telur cacing yang ada dilambung atau mungkin di sekitar kucing. Seperti kita tau Telur cacing Tidak mempunyai syaraf, sedangkan obat obatan membunuh cacing lewat sistim syarafnya.

Dari Tulisan Ini kita bisa belajar untuk Bagaimana Terutama mencegah, apalagi untuk yang mulai Belajar menjadi seorang breeder. Dimana Saat kita akan mulai Mengawinkan Kucing Pastikan Kedua Calon indukan bebas parasit Terutama Cacing dan Kutu, Pastikan juga Sehat dan Vaksinasi lengkap juga Umur sudah Cukup

Tatang Adi Bintoro

Post a Comment for "Cacing / Parasit Gastrointestinal"